Memberi Salam Di Perkuburan (Raudah) Nabi (Sallallahu’alayhi Wasallam)

Saya ingin mengajukan pertanyaan mengenai memberi salam di kubur Rasulullah sallallahu’alayhi wasallam (Raudah).

Apakah ada pahala atau manfaat khusus lainnya dalam mengucapkan salam kepada Rasulullah sallallahu ‘alayhi wa sallam di raudah?

Saya selalu mengucapkan salam setiap kali saya pergi ke madinah tetapi seorang rakan saya mengatakan bahawa tidak perlu untuk mengucapkan salam di rawdah. Dia juga mengatakan ini adalah bid’ah!

Mohon penjelasan.

JAWAPAN

Mengunjungi raudah (makam) Rasulullah yang kita kasihi (sallallahu’alayhi wasallam) sangat bermanfaat.

Rasulullah (sallallahu’alayhi wasallam) menggalakkan umat untuk mengunjungi kuburnya. Oleh itu untuk menziarahi kuburnya dan mengucapkan salam adalah tindakan yang betul.

Orang yang mengatakan ini adalah bid’ah, sebenarnya tidak menghormati Rasullullah yang kita kasihi (sallallahu’alayhi wasallam).

Sebaliknya, seseorang tidak boleh melakukan perkara-perkara yang tidak dibenarkan oleh Syari’ah di makam Rasulullah (sallallahu’alayhi wasallam), seperti sujud ke arah kuburnya, menjerit, berteriak dll.

Ini adalah salah.

Dan Allah Taala Maha Mengetahui,

Dijawab oleh: Moulana Muhammad Abasoomar

By |2021-06-24T10:07:21+00:00June 24th, 2021|Hadis, Soal Jawab|0 Comments

Penafian : Pihak Darul Ulum Malaysia tidak bertanggungjawab terhadap artikel yang ditulis di dalam laman sesawang ini. Ia adalah hak milik penulis dan tidak semestinya menggambarkan pendirian Darul Ulum Malaysia.

Kongsi di dalam media sosial anda

Huzaifah Jamaluddin Sidang Redaksi Darul Ulum Malaysia
Sidang Redaksi Darul Ulum Malaysia terdiri daripada beberapa orang sukarelawan yang meguruskan perjalanan laman sesawang DUM.
Go to Top